Distributor Independent Produk Herbalife Indonesia
Call or SMS at 081 2328 3163

Diet Sembarangan Bisa Sebabkan Anemia

anemiaSeringkali Anemia dianggap sebagai penyakit yang enteng, padahal pencegahannya sangat mudah dilakukan. Namun, bila diabaikan akan terjadi komplikasi yang berakibat fatal. Anemia adalah keadaan yang menggambarkan kadar hemoglobin (Hb) atau jumlah eritrosit (sel darah merah) dalam darah kurang dari nilai normal.

Menurut Dr. Nadia Ayu Mulansari, Sp.PD, kadar Hb normal pada perempuan minimal 12 dan 14 pada laki-laki. Di bawah itu, kadar Hb disebut kurang. Beliau adalah Dokter dari Divisi Hematologi-Onkologi Medik FKUI-RSCM, Jakarta. Biasanya, di Indonesia kekurangan zat besi adalah penyebab utama seseorang terkena anemia.

Secara umum, penyebab anemia adalah kehilangan sel darah merah berlebih (akibat perdarahan seperti menstruasi) dan menurunnya produksi sel darah merah. Anemia juga bisa disebabkan peningkatan destruksi sel darah merah (hemolysis ). Usia normal sel darah merah adalah sekitar tiga minggu. Pada hemolysis, sel darah merah dipecah lebih cepat, misalnya 10 hari.

Anemia juga bisa disebabkan oleh berbagai macam penyakit kronis dan ganas, seperti penyakit ginjal, penyakit hati, keganasan atau kanker, infeksi kronik, atau penyakit jaringan ikat. Tak hanya penyakit, faktor genetic juga mempengaruhi, misalnya saja thalassemia dan hemoglobinopathy.

Oleh karena itu, screening  sebelum menikah (premarital) patut dilakukan. Misalnya, Si Perempuan pengidapthalassemia  minor (pembawa). Setelah dites, diketahui calon suaminya juga penderita thalassemia minor. Maka, anak hasil perkawinan mereka akan menjadi penderita thalassemia mayor.

Secara umum, gejala anemia antara lain lemas, lelah, letargi, pucat, sariawan, gangguan BAB, kuku pecah-pecah, rambut beruban di usia dini. Khusus anak-anak, anemia bisa menyebabkan gangguan pertumbuhan serta rentan terhadap infeksi. Sayangnya, anemia yang tergantung penyebab atau penyakit yang mendasari seringkali tidak bergejala. Kebanyakan anemia pun baru diketahui saat medical checkup.

Secara alami, perempuan mengalami siklus menstruasi. Oleh karena itu, anemia juga rentan menimpa perempuan yang memiliki siklus menstruasi lebih panjang atau mengalami dua kali menstruasi  dalam sebulan. Bila tidak diimbangi dengan diet, anemia akan semakin parah. Terkadang, perempuan cuma merasa cepat lelah. Mereka biasanya juga lemas karena diet yang dilakukan sebab takut gemuk.

Di sisi lain, ternyata pria hampir tak memerlukan suplemen penambah darah. Pria yang menderita anemia, pasti ada penyebab utama yang lebih berat, seperti tidak memerlukan suplemen penambah zat besi, selama asupan makannya bagus dan mengandung cukup nutrisi, termasuk zat besi.

Selain itu, anemin juga rentan terhadap wanita hamil karena janin di kandungan mengambil cadangan zat besi Si Ibu. Alhasil, Si Ibu kekurangan zat besi. Bahkan, ada wanita hamil yang cadangan zat besinya tinggal “0”. Cadangan zat besi akan berkurang jika asupan makan Si Ibu bagus. Sebaliknya, jika tidak bagus maka zat besi di tubuhnya akan habis. Inilah yang harus digantikan karena zat besi penting sekali bagi pertumbuhan bayi, baik untuk otak, persarafan, dan sebagainya. Perlu diingat bahwa kesehatan ibu adalah kesehatan janin.

Leave a Reply

Artikel Terbaru

Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Violation Search

Alamat

Perum Kedungturi Permai Tahap1 Blok F/27
Kecamatan Taman Sidoarjo
Telephone,SMS,LINE,Whatapps: 08123283163
Blackberry Messenger: 54CFB983
Website: http://www.tunggo.com
Email: admin@sehat-langsing.com